Surakarta – Program Studi Magister Informatika Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan Audiensi Penyusunan Tesis pada Jumat, 19 September 2025 di Hotel Multazam Syariah, Surakarta. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Program Studi Magister Informatika FKI UMS, Dedi Gunawa, S.T., M.Sc., Ph.D.
Audiensi ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh kepada mahasiswa mengenai proses penyusunan tesis sebagai syarat kelulusan jenjang magister. Sesuai Permendikbud Nomor 3 Tahun 2020, tesis menjadi karya tulis ilmiah yang wajib ditempuh mahasiswa untuk mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni (IPTEKS) melalui riset inter/multidisiplin sehingga menghasilkan karya inovatif dan teruji sesuai KKNI level 8.
Dalam paparannya, Dedi Gunawa menjelaskan bahwa mahasiswa Magister Informatika UMS wajib menempuh mata kuliah Proposal Tesis (2 SKS) dan Tesis (6 SKS). Selain itu, mahasiswa hanya dapat mengajukan ujian tesis setelah memenuhi sejumlah syarat, termasuk kelulusan minimal 15 SKS, IPK minimal 3,0, serta publikasi ilmiah di jurnal nasional terindeks Sinta 4 atau jurnal/seminar internasional bereputasi.
“Melalui audiensi ini, kami ingin memastikan mahasiswa memahami alur penyusunan tesis, mulai dari pengajuan topik, pembimbingan, hingga syarat ujian tesis. Hal ini penting agar proses penyelesaian studi dapat berjalan lancar sesuai standar akademik,” ungkap Dedi.
Kegiatan audiensi juga memaparkan timeline penyelesaian tesis, mekanisme pembagian pembimbing, hingga sistem monitoring progres melalui platform tesis.ums.ac.id. Proses pembimbingan diwajibkan berlangsung minimal 10 kali pertemuan, dengan maksimal 12 kali pertemuan per mahasiswa, sebelum naskah tesis dinyatakan layak untuk diujikan.
Dengan adanya audiensi ini, diharapkan mahasiswa Magister Informatika FKI UMS dapat lebih siap dan terarah dalam menyusun tesis, sekaligus mampu menghasilkan penelitian yang berkualitas dan berkontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan serta pemecahan masalah nyata di masyarakat.

