Surakarta – Program Studi Magister Informatika Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan kegiatan Orientasi Mahasiswa Baru Semester Gasal 2025/2026 pada Jumat, 19 September 2025, bertempat di Hotel Multazam Syariah Surakarta.
Kegiatan orientasi ini diikuti oleh sebanyak tujuh mahasiswa baru. Menariknya, satu di antaranya berasal dari luar negeri, yakni Palestina, bernama Sujood Amjad Mohammed Boulad. Kehadiran mahasiswa internasional ini menjadi capaian penting bagi Program Studi dalam upaya memperluas jaringan akademik di level global.
Ketua Program Studi Magister Informatika FKI UMS, Dedi Gunawan, S.T., M.Sc., Ph.D, menyampaikan bahwa bergabungnya mahasiswa internasional merupakan bagian dari upaya internasionalisasi prodi. Hal ini juga sejalan dengan kerja sama antara Magister Informatika FKI UMS dengan Direktorat Reputasi, Kemitraan, dan Urusan Internasional UMS.
“Dengan hadirnya mahasiswa dari Palestina, kami berharap semakin menguatkan reputasi internasional Prodi Magister Informatika, sekaligus menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus mengembangkan diri,” ungkap Dedi.
Dalam orientasi tersebut, mahasiswa diperkenalkan dengan profil prodi yang berdiri sejak tahun 2022 dan telah memperoleh akreditasi “Baik Sekali” berdasarkan SK nomor 019/SK/LAM-INFOKOM/Ak.P/M/VIII/2024.
Prodi ini memiliki visi untuk berperan aktif di kancah nasional maupun internasional, khususnya dalam penerapan dan pengembangan ilmu pengetahuan serta teknologi informatika berbasis komputasi cerdas yang berlandaskan nilai-nilai keislaman.
Selain itu, mahasiswa juga mendapatkan informasi terkait kurikulum, dosen dan pembimbing tesis, serta teknis perkuliahan yang akan dilaksanakan dalam bentuk kombinasi daring dan luring sesuai kalender akademik UMS. Perkuliahan dimulai pada pekan yang sama dengan orientasi, yakni Jumat, 19 September 2025.
Sekali lagi,kehadiran mahasiswa internasional menjadi langkah nyata bagi Magister Informatika FKI UMS dalam memperkuat eksistensi akademik di tingkat global sekaligus mendukung target universitas menuju world class university.

